Kim Soo Hyun Buka Suara, Bantah Grooming Kim Sae Ron
Radio Senda 1680 – Kim Soo Hyun untuk pertama kalinya tampil di muka publik untuk berbicara langsung mengenai skandal yang tengah menerpanya. Ia menuduh keluarga mendiang Kim Sae Ron telah menyebarkan tuduhan grooming terhadap dirinya. The Korea Times pada Senin (31/3/2025) melaporkan bahwa Kim Soo Hyun menggelar konferensi pers di Stanford Hotel, Distrik Mapo, Seoul. Namun, panitia melarang wartawan untuk bertanya langsung. Sang aktor hanya menyampaikan pernyataan resmi bersama dengan pengacaranya, Kim Jong Bok.
Dalam konferensi pers tersebut, Kim Soo Hyun tak kuasa membendung air mata. Ia menangis berkali-kali dan pertama-tama menyampaikan permintaan maaf. “Saya minta maaf. Karena saya, kurasa banyak orang yang menderita. Saya juga merasa sedih karena mendiang Kim Sae Ron tidak dapat beristirahat dengan tenang,” ucapnya.
“Baca Juga: USU Menggelar Rapat Evaluasi Renstra 2020-2024”
Kim Soo Hyun mengungkap bahwa selama ini dirinya terlalu sibuk mempertahankan apa yang ia miliki hingga merasa takut kehilangan dan menyangkal segala sesuatu. Ia pun mengakui bahwa butuh waktu lama baginya untuk berani muncul di hadapan publik.
Kim Soo Hyun juga menjelaskan hubungan asmaranya dengan Kim Sae Ron, menurut versinya. “Situasinya sama ketika Kim Sae Ron mengunggah foto dirinya denganku saat Queen of Tears tayang. Saya bersamanya selama sekitar satu tahun, sekitar empat tahun sebelum drama tersebut tayang,” ujarnya.
Namun, saat itu ia menyangkal hubungannya dengan Kim Sae Ron. “Saya memahami bahwa kritik terhadap pilihan saya adalah hal yang wajar,” tambahnya.
Kim Soo Hyun menyesali situasi yang terjadi, namun menegaskan bahwa ia tidak bisa menerima aneka foto yang beredar, yang menurutnya dimaksudkan sebagai ancaman kepadanya. “Saya tidak bisa menerima kebohongan sebagai kebenaran. Saya tidak pernah berpacaran dengan Kim Sae Ron saat dia masih di bawah umur,” tegasnya.
Ia juga membantah tuduhan dari pihak keluarga mendiang yang tersiar melalui kanal YouTube HoverLab atau Garosero Institute. Salah satu yang ia tanggapi adalah pesan teks yang viral pekan lalu. “Di saluran YouTube tersebut, mereka menggambarkanku sebagai pedofil dan menuduhku melakukan grooming berdasarkan percakapan KakaoTalk yang mereka klaim terjadi pada tahun 2016,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pesan teks tersebut tidak valid dan akan melawan balik tuduhan tersebut. “Saya menerima kritik atas pilihan yang saya buat, tetapi bukan berarti semua tuduhan itu benar. Saya akan mengambil langkah hukum untuk menyelidiki klaim yang keluarga almarhum ajukan, seolah-olah sudah terverifikasi,” pungkasnya.
“Simak Juga: Bahaya Dekompresi bagi Penyelam, Simak Risiko Kesehatannya”