Berita Terkini

Massa Bakar Gedung DPRD Makassar, Dua Orang Tewas Terjebak

Radio Senda 1680 – Insiden pembakaran Gedung DPRD Makassar oleh massa aksi demonstrasi berujung tragis dengan menewaskan dua orang. Kejadian itu berlangsung ketika di dalam gedung masih ada kegiatan resmi sehingga banyak pegawai dan aparat yang sedang bertugas.

Identitas Korban

Korban meninggal dunia adalah Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kecamatan Ujung Tanah bernama Syaiful, serta seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bernama Budi. Saat ini, kedua jenazah korban telah dievakuasi dan berada di RS Grestelina, Makassar, untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

“Iya betul (Kasi Kesra Syaiful meninggal dunia),” ujar Camat Ujung Tanah Amanda Syahwaldi, Sabtu (30/8/2025).

“Baca Juga: Demo Ricuh! Driver Ojol Diduga Tewas Terlindas Mobil Brimob”

Kronologi Terjebak Api

Amanda menjelaskan bahwa korban Syaiful hadir di gedung tersebut karena mewakili camat dalam rapat paripurna DPRD Makassar. Namun, saat api mulai membesar, korban terjebak di lantai empat gedung.

“Terjebak api, lompat di lantai 4,” kata Amanda.

Ia menambahkan bahwa dirinya turut menyaksikan jenazah korban di rumah sakit. Dengan suara bergetar, Amanda menyebut almarhum merupakan sosok yang rajin dan berdedikasi dalam menjalankan tugas.

“Ini Kasi ku kodong, dia wakili ka, terjebak ki api, lompat ki turun, astagfirullah,” ucapnya penuh duka.

Konfirmasi Pejabat Kota

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Dahyal, juga membenarkan informasi terkait dua korban meninggal tersebut.

“Iya, dua orang korban meninggal dunia. Satu Satpol dan satu Kepala Seksi di Kecamatan Ujung Tanah,” kata Dahyal.

Gedung DPRD Ludes Terbakar

Sebelumnya, Gedung DPRD Kota Makassar hangus terbakar setelah diserang dan dibakar oleh massa yang meluapkan kekesalan. Peristiwa mengerikan itu bahkan sempat menjadi tontonan ribuan warga yang memenuhi Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025) malam.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut terlihat berdesakan, bahkan sebagian di antaranya bersorak ketika terdengar letusan dari mobil-mobil yang terbakar. Sejumlah kendaraan yang terparkir di dalam kompleks kantor dewan pun ludes terbakar si jago merah.

Api Tak Kunjung Padam

Hingga beberapa waktu setelah kebakaran berlangsung, tim pemadam kebakaran belum terlihat tiba di lokasi. Kobaran api justru semakin membesar dan merambat ke atap bangunan, membuat situasi semakin mencekam.

Belum ada data resmi mengenai jumlah kendaraan yang terbakar, tetapi dari pantauan di lokasi terdapat belasan unit yang hangus terbakar.

Aksi Massa Berlanjut

Tidak berhenti di sana, setelah gedung DPRD Kota Makassar ludes, massa bergerak menuju Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo. Aksi tersebut melibatkan bukan hanya mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum yang ikut serta dalam iring-iringan menuju lokasi demonstrasi berikutnya.

“Simak Juga: Jangan Abaikan! Kenali Tanda Stres Lewat Perubahan Warna Urine”