Berita Terkini

Menteri Berkinerja Terbaik: Erick Thohir, Sri Mulyani, dan AHY

Radio Senda 1680 – Survei Indikator Politik menyebutkan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai menteri berkinerja terbaik di Kabinet Prabowo-Gibran. Survei ini melibatkan 1.220 responden yang ditanya siapa menteri dengan kinerja terbaik dalam Kabinet Merah Putih.

Menteri Kinerja Terbaik: Erick Thohir

Responden sebesar 14,2 persen memilih Erick Thohir sebagai menteri dengan kinerja terbaik, menempati urutan pertama dalam survei tersebut. Angka ini menunjukkan pengakuan publik terhadap kinerjanya di sektor BUMN yang sangat signifikan. Setelah Erick, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menempati urutan kedua dengan 13,2 persen suara, sementara Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyusul di posisi ketiga dengan 6,7 persen suara.

“Baca Juga: Makna Tradisi Imlek Bagi Etnis Tionghoa”

Tujuh Menteri dengan Kinerja Terbaik

Selain ketiga menteri tersebut, ada juga beberapa menteri lainnya yang masuk dalam daftar menteri dengan kinerja terbaik, meski dengan persentase yang lebih rendah. Nama-nama tersebut antara lain Menteri Agama Nasarudin Umar, Sekretaris Negara Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. Namun, pilihan mereka masing-masing berada di bawah 4 persen.

Kinerja dan Popularitas: Dua Hal yang Menguntungkan Erick Thohir

Tidak hanya dianggap memiliki kinerja terbaik, Erick Thohir juga mencatatkan diri sebagai salah satu menteri dengan paling dikenal masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa publik tidak hanya mengakui kinerjanya, tetapi juga mengenalnya dengan baik. Sri Mulyani, AHY, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Teddy Indra Wijaya juga tercatat sebagai menteri-menteri yang cukup populer.

“Erick Thohir, Sri Mulyani, AHY, serta Teddy Indra Wijaya masuk dalam daftar menteri berkinerja terbaik, sementara Cak Imin meski populer di masyarakat, tidak masuk dalam daftar tujuh menteri berkinerja terbaik,” ujar Burhanuddin Muhtadi, Founder dan Peneliti Utama Indikator.

Kepuasan Publik terhadap Kinerja Menteri

Dalam survei yang juga menggali tingkat kepuasan publik terhadap menteri-menteri yang mereka kenal, lima menteri memperoleh tingkat kepuasan tertinggi dari responden. Mereka adalah Nasarudin Umar, Teddy Indra Wijaya, Sri Mulyani Indrawati, Erick Thohir, dan Abdul Mufti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah).

Metodologi Survei

Survei ini dilakukan dengan sampel yang mencakup 1.220 warga negara Indonesia dari 38 provinsi yang berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah. Pengambilan sampel dengan metode multistage random sampling dan tingkat kesalahan sekitar 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Pewawancara terlatih melakukan wawancara tatap muka pada periode 16–21 Januari 2025.

Melalui survei ini, Indikator Politik berhasil memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana publik menilai kinerja menteri-menteri dalam Kabinet Merah Putih.

“Simak Juga: Menghirup Kayu Manis Bisa Berbahaya bagi Tubuh”

sekumpul faktaradar puncakinfo traffic idTAKAPEDIAKIOSGAMERLapakgamingBangjeffSinar NusaRatujackNusantarajackscarlotharlot1buycelebrexonlinebebimichaville bloghaberedhaveseatwill travelinspa kyotorippin kittentheblackmore groupthornville churchgarage doors and partsglobal health wiremclub worldshahid onlinestfrancis lucknowsustainability pioneersjohnhawk insunratedleegay lordamerican partysckhaleej timesjobsmidwest garagebuildersrobert draws5bloggerassistive technology partnerschamberlains of londonclubdelisameet muscatinenetprotozovisit marktwainlakebroomcorn johnnyscolor adoactioneobdtoolgrb projectimmovestingelvallegritalight housedenvermonika pandeypersonal cloudsscreemothe berkshiremallhorror yearbooksimpplertxcovidtestpafi kabupaten riauabcd eldescansogardamediaradio senda1680rumah jualindependent reportsultana royaldiyes internationalpasmarquekudakyividn play365nyatanyata faktatechby androidwxhbfmabgxmoron cafepitch warsgang flowkduntop tensthingsplay sourceinfolestanze cafearcadiadailyresilienceapacdiesel specialistsngocstipcasal delravalfast creasiteupstart crowthecomedyelmsleepjoshshearmedia970panas mediacapital personalcherry gamespilates pilacharleston marketreportdigiturk bulgariaorlando mayor2023daiphatthanh vietnamentertain oramakent academymiangotwilight moviepipemediaa7frmuurahaisetaffordablespace flightvilanobandheathledger centralkpopstarz smashingsalonliterario libroamericasolidly statedportugal protocoloorah saddiqimusshalfordvetworkthefree lancedeskapogee mgink bloommikay lacampinosgotham medicine34lowseoulyaboogiewoogie cafelewisoftmccuskercopuertoricohead linenewscentrum digitalasiasindonewsbolanewsdapurumamiindozonejakarta kerasjurnal mistispodhubgila promoseputar otomotifoxligaidnggidnppidnggarenaoxligaiaspweb designvrimsshipflorida islandkatsu shirocasino online sebagai artefak budaya hiburan era postmodernfire in the hole sebagai struktur transformasi energi dalam gamegates of gatot kaca sebagai narasi pahlawan nusantara digitallucky fortune tree sebagai metafora kemakmuran visual game asiamahjong wins dalam struktur linguistik ikon visual game modernpg soft dalam perspektif inovasi visual dan sistem gameplay adaptifpoker digital dalam analisis retorika risiko dan probabilitas visualpower of odin dalam narasi kepahlawanan mitologi nordik modernpragmatic play sebagai ekosistem multi produk dalam industri gamesportsbook modern sebagai representasi strategi kompetitif globalanaconda gold dalam perspektif estetika hiperrealitas moderncasino live modern sebagai representasi teater digital interaktiffire in the hole 3 dalam dramaturgi energi dan transformasi digitalgates of olympus sebagai ikon kosmologi digital kontemporerlucky fortune tree dalam analisis ikonografi kemakmuran asiamahjong ways 2 dalam perspektif evolusi desain visual asia modernpoker multiplayer dalam kerangka teori interaksi sosial virtualpower of odin sebagai simbol otoritas visual dalam game fantasisportsbook analitik sebagai struktur statistik dalam simulasi game moderntasty bonanza 1000 sebagai simulasi fantasi kuliner postdigital