
Selamat Jalan Gusti Irwan Wibowo, Musisi Berbakat Telah Tiada
Radio Senda 1680 – Musisi muda Gusti Irwan Wibowo, yang dikenal dengan nama panggung Gustiwiw, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (15/6/2025). Ananta Rispo, komedian dan aktor, pertama kali membagikan kabar duka ini melalui unggahan di media sosialnya.
Lewat akun X (Twitter) dan Instagram Stories, Rispo mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Gusti Irwan Wibowo. Ia mengenang sosok sahabatnya sebagai pribadi yang luar biasa baik dan hangat.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya bersaksi demi Allah, @gustiwiw orang baik, baik banget malah. Semoga tenang dan mendapatkan tempat terbaik, Allah ampuni dosanya, Allah terima amal ibadahnya, aamiin,” tulis Rispo. Dalam unggahan berikutnya, ia menambahkan, “Selamat jalan Gusti, untuk perjalanan baru di tempat yang lebih indah.”
“Simak Juga: San Phra Phum, Rumah Roh dalam Budaya Thailand”
Ungkapan belasungkawa juga datang dari musisi Vidi Aldiano. Ia menuturkan bahwa dirinya dan Gusti sempat memiliki rencana untuk menggelar pertunjukan bersama. Sayangnya, takdir berkata lain.
“Punya plan untuk bikin pertunjukan bareng sama lo, tapi Tuhan manggil lo duluan… Rest in peace orang baik, Gusti. Makasih sudah bikin hari gue dan banyak orang lainnya bahagia di setiap kehadiran lo. You will be missed,” tulis Vidi dalam Instagram Stories-nya.
Gusti Irwan Wibowo lahir di Bekasi pada 28 November 1999. Ia merupakan anak dari musisi senior Indonesia, Timur Priyono. Sejak muda, Gusti telah menunjukkan bakat luar biasa di berbagai bidang. Ia bukan hanya sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai penulis lagu, penata musik, penyiar radio, dan bahkan komedian.
Karakter jenaka dan karya-karyanya membuat banyak kalangan mencintainya, dari penikmat musik hingga rekan sesama seniman. Lagu terakhir yang ia ciptakan , “Diculik Cinta”, menjadi soundtrack film komedi GJLS IBUKU IBU-IBU yang saat ini masih tayang di bioskop.
Kepergian Gustiwiw meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan penggemarnya. Namun karya dan semangatnya dalam berkesenian akan selalu hidup dan menginspirasi generasi muda Indonesia.
Selamat jalan, Gusti. Suaramu akan terus mengalun dalam ingatan kami.
“Baca Juga: Konten Receh Bisa Sebabkan Brain Rot? Ini Kata Pakar”
Radio Senda 1680 - Di tengah gempuran layanan musik streaming global, radio komunitas justru menemukan nafas baru melalui konten kerohanian.…
Radio Senda 1680 - Sebuah survei internal yang dilakukan oleh asosiasi radio komunitas pada tahun 2023 mengungkap fakta mengejutkan, sekitar…
Radio Senda 1680 - Survei terbaru yang dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada 2023 mencatat fakta memprihatinkan, yakni…
Radio Senda 1680 - Di tengah gemuruh konten digital yang serba instan, sebuah suara parau menembus kebisingan malam di desa…
Radio Senda 1680 - Data terbaru dari Asosiasi Radio Komunitas Indonesia (ARKI) menunjukkan bahwa 65% jaringan radio lokal telah mengalihkan…
Radio Senda 1680 - Saat dunia terhipnotis oleh algoritma streaming on-demand, sebuah paradoks menarik terungkap dari laporan Asosiasi Radio Siaran…