
Breaking News! Tes DNA Ridwan Kamil-Anak Lisa Mariana: Tidak Ada Kecocokan Genetik
Radio Senda 1680 – Hasil tes DNA antara eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) dan anak Lisa Mariana (LM) berinisial CA dipastikan tidak cocok. Markas Bareskrim Polri di Jakarta Selatan menggelar pengumuman resmi itu pada Rabu (20/8).
“Pada hari ini Pusdokkes Polri telah menyerahkan hasil tes DNA, dengan hasil saudara RK dan anaknya LM berinisial CA tidak memiliki kecocokan DNA atau non identik,” ujar Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Rizki Agung dalam konferensi pers siang hari itu.
Ia menambahkan, “Berdasarkan hasil tes DNA tersebut, penyidik akan melakukan langkah-langkah selanjutnya untuk memberikan kepastian hukum.”
“Baca Juga: Rektor USU Diperiksa KPK, Mahasiswa Tuntut Mundur dan Kritik Pembungkaman Suara”
Penyidik mengambil sampel tes DNA pada Kamis (7/8) lalu dari Ridwan Kamil, Lisa Mariana, dan anaknya CA. Setelah itu, penyidik menyerahkan hasil tes kepada kedua belah pihak melalui kuasa hukum masing-masing, karena baik RK maupun LM tidak hadir dalam agenda pengumuman.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya, menjelaskan kliennya berhalangan hadir lantaran sedang menjalankan agenda profesional yang tidak bisa kliennya tinggalkan. “Sejak awal Pak RK sudah memandatkan kepada kami untuk mewakili,” katanya kepada wartawan, Selasa (19/8).
Ridwan Kamil sebelumnya melaporkan Lisa Mariana ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik. Ridwan Kamil membuat laporan tersebut pada Jumat (11/4/2025) dan mendaftarkannya dengan nomor LP/B/174/IV/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI. Kasus ini terus berproses hingga kini.
Selain itu, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) juga telah menerima SPDP dari Bareskrim Polri terkait laporan tersebut.
Dalam penyidikan, polisi telah memeriksa 12 orang saksi, termasuk Lisa Mariana, serta menghadirkan tiga ahli yang terdiri atas ahli bahasa, ahli ITE, dan ahli pidana. Tidak hanya itu, sejumlah dokumen elektronik dan surat resmi juga telah penyidik sita untuk memperkuat pembuktian perkara.
Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan figur publik dan tokoh politik nasional. Hasil tes DNA yang menyatakan tidak ada kecocokan. Namun demikian, proses hukum tetap berjalan dan publik menantikan tindak lanjut dari aparat penegak hukum.
“Simak Juga: Hobi Gorengan? Dokter Beberkan Risiko Kanker dan Cara Menghindarinya”
Radio Senda 1680 - Tren konvergensi media memaksa radio komunitas lokal bertransformasi lebih cepat dari prediksi para pakar. Data terbaru…
Radio Senda 1680 - Data terbaru dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur tahun 2023 menunjukkan kurang dari 20%…
Radio Senda 1680 - Sebuah survei internal yang kami lakukan terhadap 30 stasiun radio lokal di wilayah Jawa Barat dan…
Radio Senda 1680 - Di tengah gempuran layanan musik streaming global, radio komunitas justru menemukan nafas baru melalui konten kerohanian.…
Radio Senda 1680 - Sebuah survei internal yang dilakukan oleh asosiasi radio komunitas pada tahun 2023 mengungkap fakta mengejutkan, sekitar…
Radio Senda 1680 - Survei terbaru yang dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada 2023 mencatat fakta memprihatinkan, yakni…