Mario Aji: Pembalap Indonesia Cetak Sejarah Baru di Amerika
Radio Senda 1680 – Pembalap asal Indonesia, Mario Aji, berhasil menorehkan sejarah baru di ajang balap motor dunia di Amerika. Pada Minggu, 30 Maret 2025, ia finis di posisi ke-9 pada Moto2 Amerika di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas. Ini merupakan pencapaian terbaik pembalap Indonesia dalam sejarah Grand Prix.
Start dari posisi ke-12, Mario Aji menunjukkan ketangguhan dan skill luar biasa saat bersaing dengan pembalap-pembalap top dunia. Ia berhasil mengamankan 7 poin berharga, menambah total poinnya menjadi 8 di musim ini. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pembalap berbakat asal Indonesia.
“Simak Juga: Japanese Encephalitis, Penyebaran Virus melalui Nyamuk Culex”
Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memuji performa solid Mario. “Penampilan Mario di balapan yang sulit ini sangat mengesankan. Ia menunjukkan kegigihan dan kemampuannya dalam mengendalikan motor di kondisi lintasan basah. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi yang telah ia tunjukkan.”
Finis di posisi ke-9 menandai pertama kalinya Mario Aji masuk dalam 10 besar di kelas Moto2. Selain itu, sebelum mencapai prestasi gemilang di COTA, ia juga menunjukkan performa impresif di beberapa seri sebelumnya. Misalnya, pada seri pembuka Moto2 2025 di Thailand, ia finis di posisi ke-15 dan mengamankan satu poin penting. Selanjutnya, di Moto2 Argentina, ia berhasil menembus Q2 dan memulai balapan dari posisi ke-13, menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Perjalanan Mario Aji di dunia balap motor tidaklah mudah. Ia memulai debut Grand Prix pada tahun 2021 di Moto3 sebagai wildcard di Seri Emilia Romagna. Pada tahun 2022, ia mendapatkan kontrak semusim penuh, yang kemudian diperpanjang hingga 2023. Setelah cukup berpengalaman di Moto3, Honda Team Asia mempromosikannya ke Moto2 pada 2024 dan kembali memperpanjang kontraknya untuk musim 2025.
Keberhasilannya juga menginspirasi pembalap muda Indonesia lainnya. Lebih dari itu, hal ini menjadi bukti bahwa dengan dedikasi dan latihan intensif, mimpi untuk berprestasi di tingkat internasional dapat terwujud. Dengan demikian, Mario Aji telah membuka jalan bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk berani bermimpi dan berjuang meraih prestasi di ajang balap dunia. Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar di masa depan.
“Baca Juga: BEM FIB USU Bentuk Forum Diskusi Gratifikasi Kampus”