Berita Terkini

Tolak Pinjamkan Uang, Pegawai BPS Haltim Dibunuh Rekan Sendiri

Radio Senda 1680 – Nasib tragis menimpa KLP atau Tiwi (30), seorang pegawai muda Badan Pusat Statistik (BPS) di Halmahera Timur. Pada Sabtu, 19 Juli 2025, ia ditemukan tewas di rumah dinasnya di Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Pelaku diketahui adalah rekan kerjanya sendiri, Aditya Hanafi (27).

Peristiwa bermula ketika Aditya meminjam uang kepada korban, namun permintaan itu ditolak. Merasa tersinggung, ia mengawasi korban dari kamar tunangannya yang juga teman dekat Tiwi.

Aksi Brutal Pelaku

Sabtu pagi, Aditya mengikuti korban ke kamarnya. Di sana, ia langsung mengikat tangan dan kaki Tiwi, lalu melakukan pelecehan. Pelaku memaksa korban memberikan kata sandi rekening bank. Begitu berhasil, ia mentransfer uang puluhan juta rupiah ke rekening pribadinya.

“Baca Juga: Papua Barat Serius Berantas Tambang Ilegal, Kapolda Ambil Langkah Tegas”

Tidak berhenti di situ, pelaku membekap korban, pegawai BPS tersebut, hingga tak bernyawa. Setelah memastikan Tiwi meninggal, ia mengambil ponselnya, menyembunyikan barang bukti, dan segera melarikan diri.

Pelarian dan Penangkapan

Usai aksi keji itu, Aditya kabur ke Ternate dan bahkan melangsungkan pernikahan. Namun, pelariannya tak berlangsung lama. Polisi yang sudah mengendus keberadaannya berhasil menangkap pelaku tak lama setelah resepsi pernikahan berlangsung.

Rekonstruksi dan Barang Bukti

Pada Jumat, 8 Agustus 2025, aparat kepolisian menggelar rekonstruksi di Desa Soagimalaha. Dalam reka ulang, terlihat jelas bagaimana pelaku menyekap, mengikat, dan membunuh korban. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk ponsel korban, tali pengikat, dan catatan transfer uang.

Kapolsek Maba Selatan, Ipda Habiem Ramadya, mengungkapkan bahwa delapan saksi telah dimintai keterangan. Pihak kepolisian juga berencana memeriksa istri pelaku untuk menggali kemungkinan keterlibatan atau pengetahuannya terkait kasus ini.

Jerat Hukum

Aditya terjerat Pasal 340 atau 339 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 338 subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Ancaman hukumannya berat, mulai dari penjara 20 tahun hingga hukuman mati.

Dampak dan Keprihatinan

Kasus ini menimbulkan keprihatinan luas, terutama di kalangan rekan kerja korban dan masyarakat Halmahera Timur. Banyak pihak menyoroti betapa masalah finansial dan emosi yang tidak terkendali dapat memicu tindakan kriminal brutal. Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya membangun sistem keamanan yang lebih baik di lingkungan kerja, terutama bagi pegawai yang tinggal di rumah dinas terpencil.

“Simak Juga: Fakta Genetik, Alasan Orang Korea Jarang Mengalami Bau Ketiak”

Recent Posts

Di Balik Mikrofon Desa: Mengapa Testimoni Penyembuh di Radio Komunitas Lokal

Radio Senda 1680 - Di tengah gemuruh konten digital yang serba instan, sebuah suara parau menembus kebisingan malam di desa…

3 hari ago

Evolusi Jadwal Siaran Radio Komunitas: Mengapa Program Edukatif Kini Mendominasi Frekuensi Lokal

Radio Senda 1680 - Data terbaru dari Asosiasi Radio Komunitas Indonesia (ARKI) menunjukkan bahwa 65% jaringan radio lokal telah mengalihkan…

1 minggu ago

Di Tengah Gempuran Streaming, Mengapa Radio Komunitas Lokal Tetap Bertahan dan Relevan?

Radio Senda 1680 - Saat dunia terhipnotis oleh algoritma streaming on-demand, sebuah paradoks menarik terungkap dari laporan Asosiasi Radio Siaran…

2 minggu ago

Dibalik Layar Wawancara Eksklusif Artis Rohani di Frekuensi Radio Komunitas

Radio Senda 1680 - Data terbaru dari Asosiasi Radio Komunitas Indonesia tahun 2024 menyebutkan bahwa segmen dialog interaktif mampu meningkatkan…

3 minggu ago

Penyejuk Hati Harian: Menikmati Siraman Rohani Singkat Melalui Siaran Radio Komunitas Lokal

Radio Senda 1680 - Di tengah deru kehidupan modern yang nyaris tanpa jeda, sebuah fakta mengejutkan muncul dari riset Gallup…

1 bulan ago

Mengirimkan Tembang Pujian dan Doa Lewat Gelombang Siaran Radio Komunitas Lokal

Radio Senda 1680 - Di balik frekuensi AM 1680 yang sederhana, ribuan keluarga di pelosok kampung mulai hari mereka bukan…

1 bulan ago
Zona IDNGGsekumpul faktaradar puncakinfo traffic idscarlotharlot1buycelebrexonlinebebimichaville bloghaberedhaveseatwill travelinspa kyotorippin kittentheblackmore groupthornville churchgarage doors and partsglobal health wiremclub worldshahid onlinestfrancis lucknowsustainability pioneersjohnhawk insunratedleegay lordamerican partysckhaleej timesjobsmidwest garagebuildersrobert draws5bloggerassistive technology partnerschamberlains of londonclubdelisameet muscatinenetprotozovisit marktwainlakebroomcorn johnnyscolor adoactioneobdtoolgrb projectimmovestingelvallegritalight housedenvermonika pandeypersonal cloudsscreemothe berkshiremallhorror yearbooksimpplertxcovidtestpafi kabupaten riauabcd eldescansogardamediaradio senda1680rumah jualindependent reportsultana royaldiyes internationalpasmarquekudakyividn play365nyatanyata faktatechby androidwxhbfmabgxmoron cafepitch warsgang flowkduntop tensthingsplay sourceinfolestanze cafearcadiadailyresilienceapacdiesel specialistsngocstipcasal delravalfast creasiteupstart crowthecomedyelmsleepjoshshearmedia970panas mediacapital personalcherry gamespilates pilacharleston marketreportdigiturk bulgariaorlando mayor2023daiphatthanh vietnamentertain oramakent academymiangotwilight moviepipemediaa7frmuurahaisetaffordablespace flightvilanobandheathledger centralkpopstarz smashingsalonliterario libroamericasolidly statedportugal protocoloorah saddiqimusshalfordvetworkthefree lancedeskapogee mgink bloommikay lacampinosgotham medicine34lowseoulyaboogiewoogie cafelewisoftmccuskercopuertoricohead linenewscentrum digitalasiasindonewsbolanewsdapurumamiindozonejakarta kerasjurnal mistispodhubgila promoseputar otomotifoxligaidnggidnppidnggarenaoxligawbototoiaspweb designvr