
Mengerikan! Alvi Maulana Mutilasi Pacar Hingga Ratusan Potong Usai Cekcok Hebat
Radio Senda 1680 – Tragedi mutilasi yang dilakukan Alvi Maulana (24) terhadap pacarnya, TAS (25), tidak bisa dilepaskan dari perjalanan hubungan mereka. Selama lima tahun menjalin asmara, keduanya tinggal bersama di sebuah rumah kos di Jalan Raya Lidah Wetan, Kelurahan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya. Meski terlihat harmonis dari luar, hubungan tersebut sesungguhnya dipenuhi konflik, terutama soal tuntutan ekonomi dan gaya hidup yang dianggap membebani pelaku.
Tragedi itu terjadi pada Minggu (31/8) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat Alvi pulang larut malam, ia mendapati pintu terkunci dari dalam oleh TAS. Pertengkaran hebat pun pecah karena rasa kesal yang sudah lama menumpuk. Dalam kondisi emosi, Alvi menusuk leher kanan pacarnya dengan pisau dapur. Tusukan tunggal tersebut membuat TAS meninggal kehabisan darah.
Tidak berhenti di situ, Alvi kemudian menyeret jasad pacarnya ke kamar mandi kos. Di sana, ia dengan kejam memutilasi tubuh korban menjadi ratusan potongan. Proses ini berlangsung tanpa seorang pun penghuni kos lain yang menyadari apa yang terjadi.
Pelaku membuang sebagian potongan tubuh korban ke semak-semak di Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto. Ia juga menyembunyikan sebagian lainnya di kos, dengan memasukkannya ke laci lemari dan menguburnya di depan kos. Dengan cara itu, pelaku berusaha mengulur waktu dan menghilangkan jejak.
Polisi mulai mencurigai keberadaan Alvi Maulana setelah laporan orang hilang dan temuan potongan tubuh di Mojokerto. Dari hasil penyelidikan mendalam, aparat akhirnya berhasil mengungkap bahwa pelaku adalah orang terdekat korban. Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto menegaskan bahwa rasa kesal berlebih, tekanan ekonomi, dan pertengkaran yang tak kunjung selesai memicu motif utama pelaku.
Kasus ini sontak menyita perhatian masyarakat. Warga sekitar kos mengaku terkejut karena tidak menyangka Alvi sanggup melakukan tindakan sekejam itu terhadap pacarnya sendiri. Peristiwa ini juga menimbulkan diskusi luas soal kesehatan mental, hubungan yang tidak sehat, serta tekanan ekonomi yang bisa memicu kekerasan ekstrem.
“Simak Juga: Kim Jong Kook Resmi Menikah, Pesta Digelar Secara Privat dan Yoo Jae Suk Jadi MC”
Radio Senda 1680 - Tren konvergensi media memaksa radio komunitas lokal bertransformasi lebih cepat dari prediksi para pakar. Data terbaru…
Radio Senda 1680 - Data terbaru dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur tahun 2023 menunjukkan kurang dari 20%…
Radio Senda 1680 - Sebuah survei internal yang kami lakukan terhadap 30 stasiun radio lokal di wilayah Jawa Barat dan…
Radio Senda 1680 - Di tengah gempuran layanan musik streaming global, radio komunitas justru menemukan nafas baru melalui konten kerohanian.…
Radio Senda 1680 - Sebuah survei internal yang dilakukan oleh asosiasi radio komunitas pada tahun 2023 mengungkap fakta mengejutkan, sekitar…
Radio Senda 1680 - Survei terbaru yang dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada 2023 mencatat fakta memprihatinkan, yakni…