
Ricuh Demo di DPR, Massa Bakar Motor hingga Ganggu Operasional KRL
Radio Senda 1680 – Usai dipukul mundur aparat keamanan gabungan di depan Gedung DPR RI, massa demo berpindah ke area belakang gedung. Di lokasi tersebut, mereka menyalakan petasan hingga membakar satu unit motor, memicu suasana semakin memanas.
Tidak berhenti di situ, massa demo DPR juga melempari pos satpam dengan batu. Lemparan tersebut mengenai kaca pos penjagaan pintu belakang Gedung MPR/DPR, sehingga beberapa kaca pecah. Situasi semakin tidak terkendali, membuat aparat kembali harus mengambil tindakan tegas.
Melihat kondisi semakin kacau, aparat keamanan gabungan bergerak serentak memukul mundur massa aksi. Tembakan gas air mata dilepaskan, membuat kerumunan massa tercerai-berai dan sebagian besar bergerak ke arah Gelora Bung Karno (GBK).
“Simak Juga: Kadivhumas Polri Beri Kuliah Umum di FH USU, Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air”
Langkah aparat ini dilakukan untuk mencegah kerusuhan lebih luas serta menjaga keamanan fasilitas negara. Namun, ketegangan di sekitar gedung DPR/MPR tetap berlangsung hingga sore hari.
Kericuhan ini berdampak langsung pada operasional Commuter Line lintas Tanah Abang-Palmerah. Mulai pukul 16.30 WIB, PT KAI Commuter memberlakukan rekayasa perjalanan. Seluruh perjalanan Commuter Line Rangkasbitung tujuan Tanah Abang hanya berakhir di Stasiun Kebayoran, sebelum kembali menuju Stasiun Serpong, Parung Panjang, hingga Rangkasbitung.
Penutupan sementara lintas Tanah Abang-Palmerah adalah demi memastikan keselamatan perjalanan, mengingat terdapat kerumunan massa yang berkumpul di perlintasan kereta api JPL 41. Akibatnya, banyak penumpang terpaksa menunggu lebih lama dan mencari alternatif transportasi lain.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah rekayasa perjalanan semata-mata untuk menjaga keselamatan pengguna commuter line.
“Kami imbau masyarakat tetap mengikuti arahan petugas di lapangan, mengutamakan keselamatan, serta bersama-sama menjaga fasilitas umum,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (25/8/2025).
KAI Commuter memastikan pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Akses informasi terbaru terkait perjalanan melalui akun resmi @commuterline atau Contact Center 121.
“Baca Juga: Foetor Hepaticus, Bau Mulut Khas Akibat Gangguan Hati”
Radio Senda 1680 - Di tengah gemuruh konten digital yang serba instan, sebuah suara parau menembus kebisingan malam di desa…
Radio Senda 1680 - Data terbaru dari Asosiasi Radio Komunitas Indonesia (ARKI) menunjukkan bahwa 65% jaringan radio lokal telah mengalihkan…
Radio Senda 1680 - Saat dunia terhipnotis oleh algoritma streaming on-demand, sebuah paradoks menarik terungkap dari laporan Asosiasi Radio Siaran…
Radio Senda 1680 - Data terbaru dari Asosiasi Radio Komunitas Indonesia tahun 2024 menyebutkan bahwa segmen dialog interaktif mampu meningkatkan…
Radio Senda 1680 - Di tengah deru kehidupan modern yang nyaris tanpa jeda, sebuah fakta mengejutkan muncul dari riset Gallup…
Radio Senda 1680 - Di balik frekuensi AM 1680 yang sederhana, ribuan keluarga di pelosok kampung mulai hari mereka bukan…