
Suami Najwa Shihab Meninggal Dunia Karena Stroke
Radio Senda 1680 – Suami jurnalis senior Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, meninggal dunia pada Selasa, 20 Mei 2025, pukul 14.29 WIB. Ia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono, Jakarta Timur.
Kabar wafatnya Ibrahim Sjarief dikonfirmasi oleh Caca, asisten pribadi Najwa Shihab. Ia menyebut bahwa almarhum menghembuskan napas terakhir akibat komplikasi stroke yang berujung pada pendarahan di otak. “Pasca stroke, pendarahan di otak,” ujar Caca dalam pesan singkat pada Selasa (20/5).
“Baca Juga: Laksa, Makanan Tradisional Singapura yang Disukai Banyak Orang”
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, membagikan informasi mengenai kepergian almarhum melalui pesan singkat yang menyebut: “Telah berpulang ke rahmatullah Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf.”
Meutya Hafid, yang merupakan sahabat lama Najwa Shihab dan rekan kerja semasa keduanya berkiprah sebagai jurnalis di salah satu stasiun televisi swasta nasional, membenarkan kabar duka. “Benar,” ujarnya pada Selasa (20/5/2025).
Keluarga menyemayamkan jenazah almarhum di rumah duka yang beralamat di Jalan Jeruk Purut No. 8–9, RT 004/RW 03, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Mereka merencanakan prosesi pemakaman pada Rabu, 21 Mei 2025, pukul 10.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah almarhum lakukan semasa hidupnya. “Mohon dimaafkan segala kesalahan semasa hidupnya dan semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah yang Maha Pengasih dan Pemberi Kasih. Aamiin ya rabbal ‘alamin,” tulis keluarga dalam pesan yang tersebar.
Kehilangan ini tentu menjadi duka mendalam bagi Najwa Shihab, keluarga, dan para sahabat. Ucapan belasungkawa dan doa pun terus mengalir dari berbagai kalangan. Ini termasuk tokoh media dan masyarakat luas yang mengenal integritas keluarga ini.
“Simak Juga: Penyakit Polio, Apakah Masih Ada di Indonesia?”
Radio Senda 1680 - Radio komunitas lokal menjadi jembatan kritis yang menghubungkan warga dengan informasi terkini, terutama di daerah dengan…
Radio Senda 1680 - Sebuah program musik rohani penyejuk hati meluncur di gelombang 1680 FM, menargetkan pendengar yang mencari ketenangan…
Radio Senda 1680 - Sekitar 42% koleksi lagu himne tradisional di perpustakaan gereja lokal berpotensi hilang dalam satu dekade akibat…
Radio Senda 1680 - Di tengah badai disrupsi digital yang menelan banyak media arus utama, sebuah fenomena menarik justru terjadi…
Radio Senda 1680 - Data survei lapangan yang kami himpun secara independen pada kuartal pertama 2024 menunjukkan fakta yang cukup…
Radio Senda 1680 - Tren konvergensi media memaksa radio komunitas lokal bertransformasi lebih cepat dari prediksi para pakar. Data terbaru…