
Perayaan Idul Fitri di Dubai: Hadiah Uang Tunai bagi 10.000 Anak
Radio Senda 1680 -Perayaan Idul Fitri di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), tak sekadar identik dengan gemerlap lampu di situs bersejarah, jalan, dan masjid. Pemerintah Dubai menghadirkan makna yang lebih dalam melalui aksi nyata yang menyentuh hati, demi memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Dalam semangat kemanusiaan dan kegembiraan Lebaran, Pemerintah Dubai, melalui inisiatif dari Community Development Authority (CDA) dan Islamic Affairs and Charitable Activities Department (IACAD), membagikan bingkisan Idul Fitri kepada 10.000 anak. Bingkisan tersebut tidak hanya berupa hadiah. Namun, juga disertai uang tunai yang dikenal sebagai Eidiya, sebuah tradisi khas Lebaran di negara-negara Teluk.
“Baca Juga: Aktor Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Dunia Perfilman Berduka”
“Inisiatif kemanusiaan ini bertujuan untuk membawa kegembiraan ke hati anak-anak dan menciptakan lingkungan masyarakat yang suportif serta berakar pada nilai-nilai budaya,” ujar pemerintah Dubai melalui unggahan di media sosial, dikutip dari Gulf News pada Jumat (4/4/2025).
Dalam rangka menyemarakkan Lebaran, CDA bersama Kantor Media Pemerintah Dubai juga menyelenggarakan perayaan khusus di Masjid Ahmed Al Habbai, kawasan Al Khawaneej. Video perayaan tersebut menampilkan momen hangat ketika para pejabat menyambut anak-anak, menyampaikan salam Idul Fitri, dan menyerahkan hadiah secara langsung.
Salah satu elemen paling ditunggu anak-anak dalam perayaan Idul Fitri di UEA adalah tradisi Eidiya. Tradisi ini merupakan pemberian uang atau hadiah oleh orang dewasa kepada anak-anak. Eidiya bukan sekadar simbol materi, melainkan lambang kasih sayang, kemurahan hati, dan penghargaan atas kesabaran anak-anak selama bulan Ramadan.
Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Lebaran di UEA, mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. Anak-anak menyambutnya dengan penuh sukacita, sementara orang dewasa merasa bahagia dapat berbagi kebahagiaan.
Melalui perayaan yang bermakna ini, Dubai tidak hanya merayakan Idul Fitri secara lahiriah, tapi juga menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Tindakan sederhana namun berdampak besar ini menunjukkan bahwa makna sejati dari Lebaran adalah berbagi, menyayangi sesama, dan mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat yang multikultural, penuh toleransi, dan saling menghargai keberagaman budaya, agama, serta latar belakang kehidupan setiap warganya.
“Simak Juga: Kemampuan Anjing Mendeteksi Malaria Lewat Bau”
Radio Senda 1680 - Program edukasi radio komunitas lokal resmi dimulai pada 12 Juni 2024, menargetkan 5.000 pendengar aktif dalam…
Radio Senda 1680 - Radio komunitas lokal menjadi jembatan kritis yang menghubungkan warga dengan informasi terkini, terutama di daerah dengan…
Radio Senda 1680 - Sebuah program musik rohani penyejuk hati meluncur di gelombang 1680 FM, menargetkan pendengar yang mencari ketenangan…
Radio Senda 1680 - Sekitar 42% koleksi lagu himne tradisional di perpustakaan gereja lokal berpotensi hilang dalam satu dekade akibat…
Radio Senda 1680 - Di tengah badai disrupsi digital yang menelan banyak media arus utama, sebuah fenomena menarik justru terjadi…
Radio Senda 1680 - Data survei lapangan yang kami himpun secara independen pada kuartal pertama 2024 menunjukkan fakta yang cukup…