Berita Terkini

Hendra Setiawan Kenang Markis Kido Sebelum Gantung Raket

Radio Senda 1680 – Pemain ganda putra senior Indonesia, Hendra Setiawan, akhirnya resmi mengumumkan pensiun dari dunia bulu tangkis. Bersama pasangannya, Mohammad Ahsan, Hendra sebelumnya telah mengungkapkan rencananya untuk pensiun melalui akun media sosial pada Desember 2024 lalu.

Pensiun dan Pertandingan Terakhir di Indonesia Masters 2025

Turnamen Indonesia Masters 2025 menjadi momen penutup perjalanan panjang Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan sebagai pasangan ganda putra. Pasangan yang dikenal dengan julukan “The Daddies” ini bertanding untuk terakhir kalinya pada babak 16 besar. Namun, harus mengakui kekalahan dari pasangan Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap, pada Kamis (23/1/2025).

“Baca Juga: Komuni dalam Gereja Katolik, Makna, Tujuan, dan Praktik”

Momen Haru di Istora Gelora Bung Karno

Jelang laga final pada Minggu (26/1/2025), PBSI bersama panitia penyelenggara menggelar acara perpisahan bertajuk Moment of Honor The Daddies di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta. Dalam acara yang penuh haru ini, Hendra Setiawan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua partner yang telah mendampinginya selama berkarier. Ini termasuk almarhum Markis Kido, yang menjadi tandemnya saat meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008.

“Saya merasa campur aduk. Sedih karena tidak bisa bermain di Istora lagi, namun saya juga terharu karena bisa menutup karier saya di sini, dengan dukungan semua suporter,” ucap Hendra dengan suara bergetar.

Kenangan Indah Bersama Markis Kido

Sebelum sukses bersama Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan meraih banyak prestasi gemilang bersama Markis Kido. Di usia muda, pasangan Hendra-Kido mendominasi sektor ganda putra dan bahkan menempati peringkat satu dunia pada 2007. Mereka berhasil merebut berbagai gelar, seperti medali emas SEA Games 2005, gelar Asian Badminton Championship 2005, BWF World Championship 2007, dan medali emas Asian Games 2010.

Namun, pencapaian terbesar mereka adalah saat menjuarai Olimpiade Beijing 2008. Di final, mereka mengalahkan pasangan ganda putra Tiongkok, Cai Yun dan Fu Haifeng, dalam pertarungan tiga game yang dramatis, dengan skor 12-21, 21-11, 21-16.

Perjalanan Karier Setelah Bersama Kido

Meskipun sukses dengan Markis Kido, hubungan keduanya sempat mengalami ketegangan pada 2009, saat mereka memutuskan untuk hengkang dari Pelatnas karena ketidakcocokan dengan kontrak PBSI. Pada akhir 2012, Hendra Setiawan dan Markis Kido memutuskan berpisah sebagai pasangan di lapangan. Hendra kembali bergabung dengan Pelatnas, kini dipasangkan dengan Mohammad Ahsan.

Markis Kido, sementara itu, melanjutkan kariernya dengan pasangan lain, termasuk Alvent Yulianto Chandra, Marcus Fernaldi Gideon, dan adiknya, Pia Zebadiah Bernadet, meskipun mereka tidak lagi berkolaborasi dengan Hendra Setiawan.

“Simak Juga: Mencegah Kanker Usus dengan Minyak Ikan”

Recent Posts

Mengenal Program Musik Rohani Penyejuk Hati di Radio Komunitas Lokal

Radio Senda 1680 - Sebuah program musik rohani penyejuk hati meluncur di gelombang 1680 FM, menargetkan pendengar yang mencari ketenangan…

5 hari ago

Siaran Radio Himne Keagamaan: Jembatan Pelestarian Tradisi di Era Digital

Radio Senda 1680 - Sekitar 42% koleksi lagu himne tradisional di perpustakaan gereja lokal berpotensi hilang dalam satu dekade akibat…

2 minggu ago

Suara di Balik Gelap Malam: Peran Radio Komunitas Mengubah Nasib Warga Terpencil

Radio Senda 1680 - Di tengah badai disrupsi digital yang menelan banyak media arus utama, sebuah fenomena menarik justru terjadi…

2 minggu ago

Suara di Ujung Frekuensi: Realita Dampak Radio Komunitas Lokal pada Warga

Radio Senda 1680 - Data survei lapangan yang kami himpun secara independen pada kuartal pertama 2024 menunjukkan fakta yang cukup…

3 minggu ago

Transformasi Radio Komunitas Lokal di Tengah Gempuran Konten Digital

Radio Senda 1680 - Tren konvergensi media memaksa radio komunitas lokal bertransformasi lebih cepat dari prediksi para pakar. Data terbaru…

4 minggu ago

Mengapa Blog Radio Komunitas Menjadi Arsip Hidup Budaya Lokal

Radio Senda 1680 - Data terbaru dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur tahun 2023 menunjukkan kurang dari 20%…

1 bulan ago
Zona IDNGGsekumpul faktaradar puncakinfo traffic idscarlotharlot1buycelebrexonlinebebimichaville bloghaberedhaveseatwill travelinspa kyotorippin kittentheblackmore groupthornville churchgarage doors and partsglobal health wiremclub worldshahid onlinestfrancis lucknowsustainability pioneersjohnhawk insunratedleegay lordamerican partysckhaleej timesjobsmidwest garagebuildersrobert draws5bloggerassistive technology partnerschamberlains of londonclubdelisameet muscatinenetprotozovisit marktwainlakebroomcorn johnnyscolor adoactioneobdtoolgrb projectimmovestingelvallegritalight housedenvermonika pandeypersonal cloudsscreemothe berkshiremallhorror yearbooksimpplertxcovidtestpafi kabupaten riauabcd eldescansogardamediaradio senda1680rumah jualindependent reportsultana royaldiyes internationalpasmarquekudakyividn play365nyatanyata faktatechby androidwxhbfmabgxmoron cafepitch warsgang flowkduntop tensthingsplay sourceinfolestanze cafearcadiadailyresilienceapacdiesel specialistsngocstipcasal delravalfast creasiteupstart crowthecomedyelmsleepjoshshearmedia970panas mediacapital personalcherry gamespilates pilacharleston marketreportdigiturk bulgariaorlando mayor2023daiphatthanh vietnamentertain oramakent academymiangotwilight moviepipemediaa7frmuurahaisetaffordablespace flightvilanobandheathledger centralkpopstarz smashingsalonliterario libroamericasolidly statedportugal protocoloorah saddiqimusshalfordvetworkthefree lancedeskapogee mgink bloommikay lacampinosgotham medicine34lowseoulyaboogiewoogie cafelewisoftmccuskercopuertoricohead linenewscentrum digitalasiasindonewsbolanewsdapurumamiindozonejakarta kerasjurnal mistispodhubgila promoseputar otomotifoxligaidnggidnppidnggarenaoxligawbototoiaspweb designvr